Sistem Informasi Geografis, SIG, Geographic Information System, GIS, Penginderaan Jauh, Remote Sensing, Citra Satelit, Satellite Imagery

Kesalahan dalam Dijitasi Poligon (Polygon)

Artikel terkait : Kesalahan dalam Dijitasi Poligon (Polygon)

Kesalahan dalam Dijitasi Poligon (Polygon) – Proses dijitasi merupakan hal yang sering dilakukan untuk membuat data spasial. Baik mendijitasi titik, garis, ataupun poligon. Namun dalam proses tersebut biasanya sering kali terdapat kesalahan. Secara sederhana, pengertian dijitasi merupakan proses mengkonversi objek geografis dari data raster ke vektor dengan menggunakan software (misal ArcGIS). Dalam artikel ini membahas kesalahan dalam mendijitasi poligon / polygon.

044_01
Objek geografis yang didijitasi dalam bentuk poligon contohnya adalah penggunaan tanah.

Adapun kesalahan yang sering terjadi pada saat mendijitasi poligon sebagai berikut :


044_02

Apabila data poligon terdapat overlap atau gap pada datanya akan berdampak pada hasil analisis yang dihasilkan. Karena pada data poligon, tidak boleh terdapat data yang overlap atau saling bertampalan dan terdapat gap atau terdapat ruang yang tak terisi.

Adapun solusi dari kasus diatas sebagai berikut
  • Kasus I, saling overlap
    • Ruang yang terdapat overlap harus di definisikan menjadi satu data atau supaya tidak overlap, hal ini dapat menggunakan perintah “merge”
  • Kasus II, terdapat Gaps
    • Ruang yang terdapat gaps harus didijitasi supaya tidak ada gaps lagi

Kasus - kasus diatas adalah kesalahan yang sering terjadi pada saat mendijitasi area atau poligon.

Terima kasih telah berkunjung di Kesalahan dalam Dijitasi Poligon (Polygon)

Mendapat rating 4.5 Dari 10 ulasan - 2h 45min

Gis Pedia

Artikel GISPEDIA Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 GISPEDIA
close